Menghubungkan CSS & JavaScript

Tiga cara memasang CSS (inline, internal, eksternal), cara memasang JavaScript, dan memahami peran HTML, CSS, JS bekerja sama.

Part 18 dari 20 ± 30 menit Gratis

HTML, CSS, dan JavaScript bekerja bertiga

HTML saja menghasilkan halaman polos. Untuk tampilan dan interaksi, HTML dihubungkan dengan CSS dan JavaScript. Prinsip penting: pisahkan ketiganya dalam berkas masing-masing agar rapi.

proyek/
  index.html    ← struktur
  style.css     ← tampilan
  script.js     ← perilaku

Tiga cara memasang CSS

CaraContohKapan
Inline<p style="color: red">Percobaan cepat; hindari di proyek sungguhan
Internal<style> p { color: red } </style> di headHalaman tunggal atau demo
Eksternal<link rel="stylesheet" href="style.css">Terbaik: satu berkas dipakai banyak halaman
<head>
  <link rel="stylesheet" href="style.css">
</head>

Memasang JavaScript

<body>
  ...isi halaman...
  <script src="script.js"></script>
</body>
  • Letakkan <script> di akhir body agar HTML selesai dimuat dulu, atau di head dengan atribut defer.
  • defer: skrip diunduh paralel lalu dijalankan setelah HTML selesai dibaca (pilihan modern terbaik).
  • async: dijalankan begitu selesai diunduh (untuk skrip mandiri seperti analitik).
  • Kode JavaScript langsung di halaman (internal): <script> console.log("Halo"); </script>.

noscript

Elemen <noscript> berisi pesan untuk pengguna yang JavaScript-nya mati.

Mengapa file terpisah lebih baik?

  • Satu berkas CSS dipakai banyak halaman: ubah sekali, semua berubah.
  • Browser menyimpan (cache) berkas CSS/JS sehingga halaman berikutnya lebih cepat.
  • Kode lebih rapi dan mudah dicari.

Urutan link CSS penting: gaya yang dimuat belakangan menimpa yang lebih dulu bila aturannya sejenis. Detailnya kamu pelajari di kursus CSS.

Praktikkan langsung, gratis

Tulis dan jalankan kode langsung di browser, dapatkan penilaian otomatis. Daftar gratis kapan saja untuk menyimpan progres dan meraih sertifikat.

Coba latihan sekarang, tanpa daftar
Bagikan: WhatsApp Facebook LinkedIn X