Menangani Error & Debugging
Membaca kesalahan, mencoba ulang, dan menjaga workflow tetap aman.
Error itu normal
Internet putus, password berubah, data kosong — workflow bisa gagal. Yang penting kamu tahu apa yang terjadi dan workflow-mu tidak diam-diam rusak.
Membaca kesalahan
- Node yang gagal tampil merah. Klik dua kali untuk melihat pesan error-nya.
- Periksa tab Input: apakah data yang masuk sesuai harapan? Sering masalahnya ada di kolom kosong atau nama kolom salah.
- Lihat tab Executions untuk menelusuri eksekusi yang gagal, termasuk data tiap node.
Pengaturan di tiap node (tab Settings)
| Pengaturan | Fungsi |
|---|---|
| Retry On Fail | Mencoba ulang otomatis (mis. 3 kali, jeda 2 detik) — bagus untuk gangguan jaringan sesaat |
| On Error → Stop Workflow | Berhenti (bawaan) |
| On Error → Continue | Lanjut ke node berikutnya meski error |
| On Error → Continue (using error output) | Error diarahkan ke jalur khusus, mis. kirim peringatan |
Workflow penjaga: Error Trigger
Buat workflow terpisah dengan node Error Trigger yang mengirim pesan ke Telegram/email berisi nama workflow dan pesan error. Lalu di pengaturan workflow utama, pilih workflow itu pada Error Workflow. Setiap kegagalan langsung terkabar.
Mencegah error di data
- Cek dulu dengan IF/Filter: apakah kolom wajib terisi?
- Di expression, beri nilai cadangan:
{{ $json.nama || 'Tanpa nama' }}. - Gunakan Stop and Error bila ingin sengaja menghentikan dengan pesan jelas.