Workflow, Node, dan Trigger

Tiga istilah inti: workflow, node, dan trigger.

Part 3 dari 15 ± 20 menit Gratis

Tiga istilah inti

  • Workflow — satu otomasi utuh: kumpulan node yang tersambung.
  • Node — satu langkah/kotak di kanvas. Contoh: "Kirim email", "Baca Google Sheets", "Cek kondisi".
  • Trigger — node pertama yang memulai workflow. Setiap workflow punya minimal satu trigger.

Jenis node

JenisTugasnyaContoh
TriggerMemulai workflowSchedule Trigger, Webhook, Gmail Trigger
AksiMelakukan sesuatu di aplikasi lainTelegram (kirim pesan), Google Sheets (tambah baris)
Pengolah dataMengubah, menyaring, menggabung dataEdit Fields, Filter, Merge, Code
LogikaMemilih jalurIF, Switch

Cara data mengalir

Garis antar node adalah jalur data. Hasil (output) node pertama menjadi masukan (input) node berikutnya, dari kiri ke kanan. Saat kamu menekan Execute workflow, node menyala hijau satu per satu dan menampilkan jumlah item yang melewatinya.

Menambah node

  1. Klik tombol + (di ujung kanan node terakhir).
  2. Cari aplikasi atau fungsi, misalnya "Telegram".
  3. Pilih action yang diinginkan, mis. Send a text message.
  4. Isi pengaturannya, lalu klik Execute step untuk mencoba satu node saja.

Tips: coba satu node per satu node — lebih mudah menemukan kesalahan daripada menjalankan semuanya sekaligus.

Praktikkan langsung, gratis

Tulis dan jalankan kode langsung di browser, dapatkan penilaian otomatis. Daftar gratis kapan saja untuk menyimpan progres dan meraih sertifikat.

Coba latihan sekarang, tanpa daftar
Bagikan: WhatsApp Facebook LinkedIn X